Thursday, June 5, 2014

Opor Ayam Kuning

Opor tentunya semua sudah tidak asing lagi dengan nama hidangan satu ini bahkan pastinya sudah pernah mencoba membuat semua.
Kali ini aku mencoba berbagi resep andalan ku dalam membuat opor, resep ini paling cocok dilidah dan disukai keluargaku ^_^...bahkan setiap aku memasak opor ini babykol lahap makannya ..senangnyaaaaa..

Untuk mencoba membuatnya pastikan semua bumbu rempah tidak tertinggal yaa..
Oh ya kenapa dinamakan opor kuning karena sepengetahuanku ada opor putih yaitu opor khas betawi dimana tidak memakai kunyit..namun aku pribadi lebih menyukai opor yang kuning karena dalam segi warna lebih cantik untuk dihidangkan ^^

Opor ayam merupakan masakan yang sangat dikenal di Indonesia. Opor ayam diklaim berasal dari daerah berbudaya Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Jawa Timur sebelah barat. Meskipun demikian, masakan ini juga telah dikenal luas di daerah lain.
Opor ayam sebenarnya adalah ayam rebus yang diberi bumbu kental dari santan yang ditambah berbagai bumbu seperti serai, jinten, dan sebagainya. Dalam tradisi Jawa, perayaan Lebaran biasanya dibuat meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam dan sambal goreng hati.

Maknyossss permisahhh ^o^
Bahan:
1 ekor ayam, potong 8 bagian
1 ltr santan (sesuai selera), santan encer & santan kental

Bumbu dihaluskan:
2 ruas kunyit
1 sdt lada butiran
2 sdm ketumbar, sangrai (aku pakai ketumbar bubuk)
½ sdt jintan (aku pakai jintan bubuk)
3 btr kemiri
10 bh bawang merah
5 bh bawang putih
1 sdt garam

Rempah daun:
2 btg sereh, pukul memarkan
2 lbr daun salam
5 lbr daun jeruk purut.
2 ruas jahe
2 ruas lengkuas


Cara membuat:
Panaskan minyak goreng ,tumis bumbu halus kemudian masukkan rempah daun.
Masukkan ayam kemudian aduk rata kemudian masukkan santan encer, didihkan.
Tuang santan kental, aduk, didihkan kembali. Cicipi rasa asinnya, bila garam sudah pas, angkat.
Sajikan dengan taburan bawang merah goreng.


Stay baking n cooking with love,
MF

Tuesday, June 3, 2014

Brownies Panggang Ekonomis (Tanpa Dark Cooking Chocolate)


Yeayyyy brownies lagiiiii…tapiii brownies kali ini berbeda dengan brownies-brownies sebelumnya yang pernah kubuat. Kali ini aku mencoba membuat brownies tanpa penggunaan dark cooking chocolate sebagai gantinya aku pakai coklat bubuk makanya dinamakan brownies ekonomis hihihihi…^^

Brownies sebelum dipotong

Untuk rasa dalam segi kenyoklatan tentunya berbeda dengan brownies yang menggunakan DCC, tapiiii brownies ekonomis ini cukup tidak mengecewakan juga lho…rasa coklatnya tetap terasa meskipun hanya menggunakan coklat bubuk…gak  percaya?!?! Kudu coba buat sendiri dirumah hehhe…


Bahan-bahannya benar2 ekonomis berbeda dengan brownies yang menggunakan DCC, nah konon brownies ini sering dipakai oleh para bakul kue untuk jualan lho n then katanya lakuuuuuu….whuaaa jadi pengen jualan yaaa…


Bahan :
3 btr telur
120 ml minyak sayur/canola oil
125 gr gula pasir (bila ingin lebih manis bisa ditambah)
75 gr tepung terigu
30 gr coklat bubuk

Cara membuat :
 Campur tepung terigu dan coklat bubuk, ayak dan sisihkan.
 Mixer telur dan gula dengan kecepatan paling tinggi hingga adonan mengembang dan memucat. (kali ini aku  mikser sekitar 2 menitan aja)
 Kecilkan kecepatan mikser menjadi paing rendah, kemudian masukkan campuran tepung secara bertahap,  aduk hingga rata. Jangan overmix.
 Masukkan minyak sayur, aduk hingga rata, tapi jangan overmix. Tuang adonan ke dalam loyang yang sudah  diolesi margarin dan dialasi kertas roti yang dioles kembali.
 Oven hingga matang. (oven suhu 180 deg C selama 25-30 menit).



Stay baking n cooking with love,
MF


Sunday, June 1, 2014

Bakpao Daging


Setoran awal di bulan Juni menjelang winter…edisi Bakpaooo ^_^
Memenuhi hasrat kangen sama bakpao iseng-iseng bikin sendiri, sebenarnya disini banyak juga bapau/mantou frozen kalau mau praktisnya…tapi berhubung lagi rajin  (jarang2 soalnya ..hihihihi) so bikin sendiri aja..jadinya banyak dan yang paling penting lebih sehat gak pake pengawet !!..


Babykol cewek dirumah menyebut jajanan satu ini kue bola-bola hehhehe...karena mungkin bentuknya yang bulet kecil dan bundar...pastinya anak-anak suka ^_^  selain bentuknya yang imut rasanya juga hmmmm mamamia lezatosss ..


Iseng-iseng juga bakpao separuh resep aku beri warna merah ,,n hasilnya memang gak rata mungkin karena uleninnya kurang maksimal,,,jadi merahnya gak full alias sedikit acakadul hihihii (inget yaa sedikit..#protes).
Untuk yang merah isiannya aku pakai dark cooking choholate n rasanya yummy..manisss...
Jadi pas deh satunya asin gurih isian daging & satunya lagi manis isian coklat jadi makannya bervariasi 2 rasa, ga bakalan bosen jadinya..

Pada gambar atas terlihat isian daging dan bawah isian coklat...so yummo ^_^



Bahan :
250gram tepung terigu, ayak
150 gram tepung self-raising (bisa diganti 150 gram tepung terigu + ½ sdt baking powder)
11 gram ragi instan (1 bungkus biasanya ukurannya 11 gram)
150 gram gula pasir
200ml air hangat
50 gram mentega putih (shortening)

Isi :
2 sdm minyak untuk menumis
5 siung bawang putih, haluskan
1 sdt parutan jahe
300 gram daging sapi cincang
2 batang daun bawang kecil, rajang halus
3 sdt gula pasir
3 sdm saos tiram
½ sdt kaldu bubuk ( bisa diskip)
½ sdt garam
½ sdt merica bubuk
2 sdm tepung maizena, larutkan dengan 50ml air


 Cara Membuat :
1.       Bakpao : Campur jadi satu tepung terigu dan tepung self raising
2.       Campur jadi satu : gula pasir, ragi dan air hangat. Tunggu sampai berbuih (kurleb 15 menit)
3.       Masukkan campuran ragi sedikit demi sedikit ke dalam campuran tepung sambil diuleni sampai kalis (kurleb 15 menit).
4.       Setelah kalis, bulatkan adonan, lalu tutup wadah dengan cling wrap/serbet, biarkan selama + 1 jam . Adonan akan mengembang 2 kali besarnya
5.       Tambahkan mentega putih, uleni lagi sampai kalis.
6.       Isi : panaskan minyak lalu tumis bawang putih dan jahe sampai harum
7.       Masukkan daging cincang lalu aduk sampai berubah warna.
8.       Tambahkan kaldu bubuk, daun bawang, gula pasir, saos tiram, garam dan merica. Aduk rata.
9.       Masukkan tepung maizena, masak sampai kental. Angkat. Biarkan agak dingin.
10.   Penyelesaian : Ambil adonan bakpao, bagi menjadi 35 bagian sama besar. Bentuk bulat (atau besarnya bisa sesuai selera)
11.   Pipihkan, lalu isi dengan 1 sdt adonan isi. Bulatkan lagi. Alasi bagian bawah bakpao dengan kertas roti.
12.   Panaskan dandang sampai air mendidih. Atur bakpao diatas kertas roti lalu kukus bakpao selama + 10 menit dengan api sedang sampai matang.


Catatan:
Waktu menguleni adonan, pertama kali memang adonan akan lengket di tangan. Namun setelah + 5 menit, adonan akan kalis ( tidak lengket ditangan)
Untuk 35 buah



Stay baking & cooking with love,
MF





Friday, May 2, 2014

Cheddar Cheese Cake


Cheddar  chesse cake (CCC) ini versi ekonomisnya dari  Japanesse chesse cake (JCC)..kalau  JCC memakai cream cheese & whipped cream nah untuk CCC cukup hanya keju cheddar dan susu cair,, meski demikian CCC tetap berasa banget kejunya dan tetap lembut meski tidak se-creamy JCC 

Tapi soal rasa CCC beda tipis dengan JCC pastinya CCC lebih gurih karena memakai keju cheddar yang cenderung asin, dalam segi tekstur  CCC lebih ringan dan spongy, sedangkan JCC lebih lembut dan creamy

Bagi pecinta cake keju resep satu ini wajib dicoba n recommended bangett ^^..sepotong gak bakalan cukup pasti pengen nambah lagi dan lagiiii….hihihihi..kemarin pas kue ini sudah jadi babykol n papio langsung menyerbu beberapa potong dan gak sampe sehari kue sudah tandas…katanya enakkkk kejunya berasaaa  (kebetulan 1 rumah favorit keju ^_^)

hmmm ..yummo, sekali gigit lumer di mulut ...1 potong gak bakalan cukup ^_^

Bahan yang simple dan proses pembuatan yang mudah dengan hasil kue yang aduhai ngeju pokoknya gak mengecewakan…

Cake sesaat keluar dari oven..untuk olesan topping aku beri selai strawberry kasar

Bahan A:
130 gram susu cair
40 gram butter
125 gram keju cheddar, diparut halus

Bahan B (campur dan ayak):
20 gram tepung terigu protein sdang
15 gram maizena

Bahan C :
3 kuning telur
1 sdt parutan kulit jeruk lemon (biar wangiiiii...)

Bahan D :
3 putih telur
80-100 gram gula (sesuai selera manisnya)
1 sdt air jeruk lemon

Topping:
Selai atau glaze sesuai selera

Proses :
1. Siapkan loyang , oles alasnya dengan mentega, alasi kertas roti, oles lagi dengan mentega.

2. Tim bahan A sampai keju larut (klo masih ada gerindilan sedikit kecil-kecil juga ga apa-apa)

3. Masukkan bahan B selagi bahan A masih hangat (tapi jangan panas), aduk rata hingga lembut dan tidak bergerindil lagi terigunya. Pakai baloon whisker atau mixer kecepatan rendah sebentar aja.

4. Masukkan bahan C. Aduk rata. Sisihkan.

5. Kocok putih telur sampai berbusa, masukkan air jeruk lemon dan gula pasir sedikit demi sedikit sambil terus dikocok sampai SOFT PEAK (jangan terlalu kaku dan kering, cukup sampai mengembang, creamy dan masih mengkilap).

6. Ambil sedikit adonan putih telur, masukkan ke campuran keju. Aduk rata. Masukkan campuran ini ke sisa putih telurnya. Aduk balik dan perlahan sampai merata.

7. Panggang dengan cara au bain marie selama 50 menit pake suhu 150-160'C atau pakai api kecil hingga matang dan permukaannya keemasan.

8. Setelah matang, biarkan di loyang hingga agak hangat dulu dan bagian pinggirnya terlihat agak menjauh dari sisi loyang. Kemudian dengan bantuan pisau tipis,seset bagian pinggirnya. Balikkan perlahan di atas serbet kering dan balikkan kembali ke piring saji. Biarkan dingin.

8. Oles atau siram atasnya dengan selai atau glaze atau bisa juga diberi potongan buah-buahan.



Tips:
- Kunci utamanya ada di pengocokan putih telur, sampai SOFT PEAK saja. Jangan sampai terlalu kaku dan kering. Ini berlaku untuk JCC juga.
- Klo putih telurnya terlalu kaku dan kering, hasil cakenya ga akan lembut tapi cenderung lebih kering, berpori besar dan teksturnya jadi mirip cake biasa. Normalnya testurnya lembut, lumer di mulut dan berpori halus. Selain itu klo putih telurnya terlalu kaku dan kering cake akan langsung amblas ketika sudah keluar dari oven. Cheesecake memang normal akan sedikit turun setelah keluar oven, tapi paling sekitar maksimal 1 cm aja.
- Panggang au bain marie --> panggang dg cara steam bake yaitu loyang adonan diletakkan di loyang lain yang lebih pendek dan berisi air panas. Tinngi air maksimal 1/3 tinggi loyang adonan. Lebih bagus pakai loyang tanpa sambungan, klo ga ada pakai loyang biasa bungkus dg alumunium foil yg tebal biar ga ada air yang merembes masuk.
- Saat membalik please handling with carefully yah. Karena teksturnya yang lembut jadi klo ga pelan-pelan dan hati-hati membaliknya nanti bisa rusak.




Stay baking n cooking with love,
MF


Wednesday, April 23, 2014

Cilok (Aci Dicolok)

Cilok (singkatan dari Aci dicolok) adalah sebuah makanan rakyat khas Jawa Barat yang berasal dari Indonesia yang terbuat dari tepung Kanji (aci dalam bahasa sunda) yang kenyal dengan di tambahkan bumbu pelengkap seperti sambal kacang, Kecap,dan Saus.
Cilok bentuknya bulat-bulat seperti bakso, hanya saja berbeda bahan dasarnya, karena terbuat dari bahan dasar tepung kanji maka cilok jika dimakan rasanya kenyal. Tak hanya disukai oleh anak-anak, pada zaman modern ini ternyata hampir semua orang menyukai cilok, seperti para mahasiswa dan orang tua.

Semasa kecil merupakan jajanan yang banyak dijumpai disekolah…#jadi ingat masa kecil dulu ^^
Gak tau juga apakah jajanan ini sekarang masih banyak dijumpai disekolah-sekolah atau tidak...

Kemarin iseng-iseng buat karena ada kawan yang bertandang ke rumah membawa buah tangan camilan ini,,lha kok kurang.. pengen lagi hahhahaha…mo beli so pasti gak bakalan ada yang jual,,,ya sud diniatinlah bikin sendiri…^_^
 
cilok saat proses pengukusan 

Source Ordinary Kitchen

Bahan:
 200 gram tepung sagu tani atau tapioka
 200 gram terigu protein sedang
 2 siung bawang putih, haluskan
 1 sdt garam
 1 sdt kaldu bubuk (optional)
 1/4 sdt merica bubuk
 1 sdt gula pasir
 400 ml air (bila ingin lebih gurih bisa pakai air kaldu ayam)
 2 batang daun bawang, iris halus

 Isi sesuai selera (aku tanpa isi)

 Air di panci untuk merebus cilok

 Cara membuat:
 1. Campurkan tepung sagu tani/tapioka dan terigu. Tambahkan daun bawang. Aduk rata dan sisihkan.
 2. Campurkan air, bawang putih halus, garam, kaldu bubuk, merica bubuk dan gula pasir. Masak hingga mendidih.
 3. Panas-panas tuangkan air rebusan tadi bertahap ke dalam campuran tepung, sambil diaduk rata menggunakan sendok kayu (jangan pake tangan yaaa, ntar kepanasan, hihihiii...). Bila dirasa adonan sudah kalis dan bisa dipulung dan air masih bersisa, hentikan penambahan air.
 4. Biarkan sampai agak hangat. Ambil sedikit adonan, beri isi dan bulatkan sebesar bakso. Lakukan hingga adonan habis.
 5. Didihkan air yang banyak dalam panci, rebus cilok hingga mengambang dan biarkan sekitar 10-15 menit mengambang. Angkat. Kemudian kukus cilok hingga empuk dan matang.


Bumbu saus kacang:
100 gram kacang tanah, digoreng, dihaluskan (aku pakai peanut butter crunchy)
3 siung bawang putih utuh, goreng sebentar
5 buah cabai merah (atau sesuai selera)
2 lembar daun jeruk
Garam, merica bubuk dan gula pasir secukupnya (cicipi saja sesuai selera)
500 ml air
Perasan air jeruk nipis/lemon (bila suka)

Pelengkap: Saus sambal botolan dan kecap manis

Cara membuat:
Campur kacang tanah halus, bawang putih, cabai merah dan air. Blender hingga bumbu halus merata. Tambahkan daun jeruk dan masak di atas api sampai mendidih, mengental dan keluar minyaknya. Beri garam, merica bubuk dan gula pasir. Cicipi. Beri sedikit perasan air jeruk nipis/lemon. Angkat.

Sajikan cilok dengan bumbu saus kacang dan pelengkapnya. Nikmati cilok sambil dicolok :D                




Stay baking n cooking with love,
MF 

Friday, April 4, 2014

Pempek Dos (Pempek Gurih Meski Tanpa Ikan)

Whuaaa udah lama gak setoran nge-blog entah kenapa lagi baking blue bangetsss n ngeblog pun ikutan nge blue ^^…selain itu jadwal padat merayap tiap hari adaaa aja yang mesti dikerjain…#tsahhhhh gaya ini mah,,,hihihihihi
Okay kembali ke pempek…sebenarnya keinginan lama pengen bikin pempek dos ini, akhirnya sekarang baru terlaksana itupun dengan bekal niat semangat 45 hehhehe


Pempek dos ini versi hematnya pempek Palembang karena tidak pakai ikan, meskipun demikian rasanya tetap gurih.., namun tetap saja jangan disamakan rasanya dengan pempek yang biasa pakai ikan tenggiri ya..meskipun sama enaknya namun tetap ada bedanya heheh bingung ya,,,intinya sama enak nya tapi dengan versi berbeda ^^,,,,pastinya gak ada salahnya dicoba,,karena pempek dos ini ternyata rasanya benar benar gurihhhh yummyy...^^


Proses pembuatan pempek dos ini sebenarnya mudah hanya butuh ketelatenan saat pembentukan dan pengisian telur...terus terang berhubung aku masih pemula proses isi telur ini membutuhkan kesabaran extra..jika ingin praktis bisa dibentuk tanpa isian telur seperti membentuk adaan atau lenjer.

Pic diatas adalah proses memasak adonan dan mencampur dengan food processor


Untuk 8 buah pempek

Bahan:
- 250 ml air
- 2 sendok teh garam
- 1 1/2 sendok teh kaldu bubuk
- 2 siung bawang putih
- 4 sdm ebi sangrai
- 125 gram tepung terigu serba guna (aku pakai Segitiga Biru)
- 2 butir telur
- 200 gram tepung tapioka/tepung sagu/tepung kanji/tepung kentang (potato starch)

Isi:
4 butir telur, kocok lepas

Saus cuko:
- 200 gram gula merah
- 100 gram gula pasir
- 500 ml air
- 3 sendok makan cuka atau 100 ml air asam Jawa

Bumbu yang dihaluskan untuk saus:
- 8 siung bawang putih
- 5 cabai rawit merah
- 5 cabai merah keriting
- 1 1/2 sendok makan ebi kering (yang ini harus pakai ya..soalnya yang bikin kuahnya enak ya ini kuncinya...kalau tanpa ini ..kuah pempek akan terasa hambar ^^)
- 1/2 sendok makan garam 


Cara membuat:
Siapkan panci kecil, masukkan air, garam,bawang putih,ebi dan kaldu bubuk. Masak hingga air mendidih, aduk hingga bahan larut. Kecilkan api kompor, tambahkan tepung terigu sedikit demi sedikit menggunakan tangan kiri sementara tangan kanan mengaduk cepat dengan menggunakan sendok kayu. 

Aduk hingga adonan kalis dan matang. Lakukan dengan cepat karena adonan cepat mengeras dan gosong. Angkat dan biarkan hingga agak hangat.

Tuangkan adonan tepung yang telah hilang uap panasnya tetapi masih sedikit hangat ke dalam mangkuk mikser, tambahkan 1 butir telur kemudian kocok dengan kecepatan rendah hingga tercampur baik. Tambahkan lagi 1 butir telur dan teruskan mengocok hingga terbentuk adonan yang halus, bebas gumpalan . Anda juga bisa menguleninya manual dengan tangan.

Jika ingin cara yang lebih mudah, masukkan semua bahan ke dalam food processor dan proses hingga adonan menjadi halus.(aku pakai food processor)

Note: sebaiknya kondisi adonan tepung agak hangat ketika diuleni agar mudah kalis dan halus. Tapi sebaiknya juga tidak terlalu panas supaya telur tidak matang saat dicampur ke dalam adonan.

Tuangkan adonan ke dalam mangkuk, tambahkan tepung tapioka/kanji sedikit demi sedikit sambil diuleni hingga adonan kalis dan tidak lengket di tangan.

Ambil segumpal adonan, kira-kira sebesar bola ping-pong, bulatkan dengan menggelindingkannya di telapak tangan.

Letakkan bola adonan di tangan kiri, tekan bagian tengah adonan dengan ibu jari tangan kanan hingga terbentuk cekungan. Lebarkan dan dalamkan cekungan dengan jari anda, tujuannya adalah kita akan membuat kantung di adonan agar bisa diisi dengan kocokan telur.

Jangan buat kantung terlalu lebar, tetapi buatlah kantung yang dalam. Mulut kantung yang lebar akan membuat kita susah untuk menutupnya ketika telah diisi telur, telur yang mengenai permukaan kantung akan membuat adonan susah lengket ketika akan ditutup.

Tekan-tekan kantung agar menipis dan mau memanjang. Jika kantung telah jadi dan cukup dalam untuk menampung kocokan telur, tuangkan kira-kira 4 sendok makan kocokan telur, hati-hati jangan sampai menetesi permukaan kantung adonan. Tutup kantung dan jepit dengan jari anda hingga menempel dengan baik, tekuk ujung-ujungnya agar tidak terbuka saat di rebus.

Masukkan pempek ke dalam air mendidih, rebus hingga matang. Pastikan untuk merebus pempek hingga telur benar-benar keras. Pempek yang telah mengapung bukan berarti telur telah matang, lanjutkan terus merebus hingga pempek dan telur matang. Kira-kira membutuhkan waktu 20 menit untuk membuatnya matang atau tekan dengan jari anda, jika kantung telah keras berarti telur telah matang.

Goreng pempek dalam minyak panas hingga permukaannya kecoklatan, angkat dan tiriskan.

Membuat saus cuko:


Siapkan panci kecil, masukkan air, gula, bumbu halus dan garam. Masak hingga mendidih. Matikan api dan masukkan cuka ke dalamnya. Aduk rata dan cicipi rasanya. Tambahkan cuka dan gula jika rasanya kurang pas. Saring saus dan buang ampasnya.

Penyajian:
Potong-potong pempek yang telah digoreng, tata di mangkuk atau piring dan siram dengan saus cuko. Bisa juga dilengkapi dengan rajangan ketimun. 






Stay baking & cooking with love,
MF

Friday, March 7, 2014

Es Kopyor Sintesis



Awalnya niat banget bikin es ini karena tiba-tiba aku keinget jaman pas masih kerja dulu suka dapat ini es dari catering makan siangku dulu sebagai pencuci mulut,....secara mau cari kopyor asli juga ga mungkin banget di Indo aja susyehh carinya ,gimana di Melbourne sampe lumutan nyari sampai ujung juga dipastikan gak bakal nemu  si kopyor ..#ya eyalaaa pohon kelapa aja gak ada di Melbourne qiqiqiiiqiqi...gak usah nyari kemana mana mestinya....:q

Makanya mumpung semangat n es kopyor ini kebayang mulu beberapa hari terakhir diniatin lah bikin sendiri , bahan-bahannya untung gampang bisa di cari ditoko asia n yg terpenting dari semuanya bikinnya guampangg pang pangg...ga pake lama lagih...


Segerrr yaaa ^_^






Penampakan agar-agar saat dibentuk "kopyor" dengan bantuan bongkahan es


Bahan A:
1 bks     agar-agar putih
100 gr    gula pasir (jika ingin rasa kopyor gurih  1 sdm saja)
650 ml    santan kental (aku pakai 350ml santan kara + 300ml air )
1 lbr      daun pandan
Sejumput Garam

Bahan B:
1 ltr     air matang dingin
(aku secukupnya gak sampai 1 liter sampai bongkahan es terendam setengah)
2         bongkah es batu

Bahan C:
Syrup merah coco pandan siap pakai.
Es batu kecil2


Cara membuatnya :
Campur bahan A dalam panci, aduk rata, masak hingga mendidih, angkat, sisihkan sambil diaduk-aduk sampai uap panasnya hilang (cicipi).
Siapkan bahan B dalam wadah. Tuang adonan A sesendok demi sesendok diatas bongkahan es batu, hingga adonan menjadi serpihan kelapa kopyor, lakukan hingga selesai kemudian angkat bongkahan es.
Sajikan dalam gelas, bersama es batu dan syrup merah sesuai selera


Tips :

Jangan pakai bahan cair terlalu banyak biar hasilnya lebih cantik dan gak gampang letoy karena si “kopyor” kan slalu terendam air.Perbandingan yang aku pakai 650ml  untuk 1 sachet agar-agar

Pakai santan kental plus sejumput garam untuk mendapatkan efek gurih khas kelapa. Gula pasir dikit ajah 1 sdm per sachet agar, karena rasa khas kelapa kopyor adalah gurih, bukan manis kayak puding :) Tar manisnya dapet dari kuah sirupnya kan…namun kembali ke selera jika suka manis bisa memakai 100grm gula pasir

Santan diperas menggunakan air kelapa, “kopyor” akan terasa lebih legit dan teksturnya rada berbutir khas kopyor. Inget, air kelapa udah manis, kurangi takaran gulanya (Tidak berlaku jika memakai santan kara)

Kuahnya lebih segar kalo pake air kelapa asli (Tidak berlaku kalau pakai santan kara)

Masukkan serpihan “kopyor“ ke dalam kuah saat akan disajikan saja. Jangan terlalu lama merendam “kopyor“ dalam kuah sirupnya karena “kopyor“ akan menyerap warna sirup sementara rasa gurihnya luntur ke kuah, mengakibatkan “kopyor“ selain jadi warna pinkish juga brasa hambar, gurihnya berkurang.

Selamat mencoba yaa ^^




Stay baking n cooking with love,
MF